Tabloid Otomotif, April 2010
menawarkan pesaingan setara buat setiap merek mobil baru 1.500 cc.

HADIAH KE BALAP ASIA
Jika sebelumnya diberitakan akan ada sekitar 8 pembala, nyatanya Super GT hanya diikuti Renaldo P. Koesoemo
(All M Honda Jazz) dan Fitra En (Toyota Yaris). Bahkan. Fitra nyaris berlaga sendirian karena mobil Aldo. sapaan Renaldo. tidak siap. “Mobil yang akan dipakai Aldo sudah terlanjur terjual
jelang lomba. sehingga kita terpaksa menyewa mobil lain agar tak kehilangan poin di klasemen kajurnas.” terang Franky. manajer tim Honda Daya Motor GT Racing, tempat Aldo bernaung.
Efeknya. Aldo musti berlaga dengan mobil di bawah spek Super GT. Menumt Franky. mesin masih standar tanpa penggantian komponen internal seperti kem, per klep atau piston. Hanya
limited slip differmtlal (LSD) saja yang terpasang. “Komputer mesin juga masih standarnya, tapi sudah ditune oleh
Mugen, Jepang (seperti yang dipakai di kelas GT Car,” tambah Franky.
Fitra (GardaotoTop 1) sedikit lebih siap. Komponen internal mesin dan transmisi sudah dirombak. Maklum, ia sudah punya beberapa komponen karena pemah berlaga dl balap Asian Touring Car Series 1500 Max (ATCS 1500 Max) dl Sirkuit Sentul tahun lalu.
“Tapi komputer mesin (ECU) masih standar, belum sempat ganti ECU stand alone, “terang Taqwa SS. race engineer Garda Oto Top 1 Racing Team yang berencana memakai ECU MoTeC di seri
kedua akhir Mel mendatang.
Perbedaan modifikasi ini membuat Fitra lebih unggul dan tak terkejar oleh Aldo saat balapan. Meski begini. seri kedua mendatang. mobil Aldo diklaim akan lebih siap. “Semua komponen
sudah ada dan tinggal pasang. Spek seperti ini sala sudah bisa mendekati waktunya Fitra, nanti pasti akan lebh kompetiif lagi.” yakin Franky yang akan menurunkan 1 pembalap lagi memakai mobil serupa di kelas ini.
Jika kelas Super GT ini mau lebih banyak diikuti peserta lagi, sejumlah insentif dan revisi regulasi ukuran ban (baca boks) sebaiknya dilakukan. Seperti iming-iming malah atau sponsor
untuk berlaga di balap luar negeri dalam seri ATCS 1500 Max. Kabarnya GT Radial sebagai sponsor utama kelas ini berencana menanggung biaya 3 pembalap lndonesia berlaga dl ATCS 1500
Max. ”Buat tahun ini belum kita anggarkan. Namun tahun depan kita akan melihat ke arah itu.” terang Anianto Notovahardio. GM makam PT Gajah Tunggal Tbk. produsen GT Radial.




