JAPANESE-STYLE ADDICTED

Majalah MOTOR, Maret 2004

Main ke Butik Aksesori Mirip Aktivitas Sanati di Mal atau Main Golf . Kesukaan customizing semasa belum menikah jadi bumbu kemesraan Maria dengan Morio Isogai. Sang istri saat lajang suka ngebut pakai motor bebek di kawasan Asia Afrika. Lalu ngoprek Honda Estillo buat tarik-tarikan. Setelah menikah, main carsmetic.

84a-celica

Untungnya, sang suami yang asli Jepang peduli kesukaan istri. Aktivitas harian seperti main golf dank e mal selalu dilakukan. Tapi modifikasi tetap nomor satu. Lihat asesoris di butik otomotif sangat menarik lho, ujar wiraswastawati blasteran Betawi dan Arab ini.

Apalagi sebagai perempuan, tambahnya kegiatan pilih velg dan menawar harganya mendatangkan kepuasan tersendiri.

84b-celica

Semisal saat berbelanja velg Euro Klasse 18 inci dari Pemaisuri Ban. Konon sepatu buat Toyota Cellice 2000 warna blue black metallic milik Maria Cuma ada 4 set di Indonesia. Dua set di ibukota, sisanya di Surabaya dan Bandung.

Lantas ubahan eksterior, mulai haluan, kap mesin, side-skirt, rear spoiler sampai wing semuanya order dari salah satu tuner kenamaan Jepang; IMPUL. Mario yakin dengan produk yang sudah dia kenal di negerinya, jadi kami pesan langsung kesana, papar Rey, sapaan akrab Maria.

Preparasi Cellica perempuan kelahiran 27 Juli 1970 ini berlangsung di bengkel dan rumah modifikasi Garden Speed. Taqwa Suryo Swasono, pemilik bengkel, sempat bingung mendapat material dengan manual book melulu bahasa kanji. Beruntung info di internet sangat lengkap, kata pria yang menjadi tuner masin balap itu.

84c-celica

Begitu melihat mobil sang istri keluar bengkel, Isogai-san kepincut mendandani andalan mereka ke kantor-Nissan X Trail 2003. Ubahan nggak banyak. Sebagai seorang yang lebih gila modifikasi disbanding suami, saya berikan sentuhan velg, grill dan roof rack, ungkap Rei sembari menyeruput es Cappucino.

Toh, item saluran gas buang tetap menghadirkan selera Jepang. Pakai knalpot IMPUL Blast.

What a Japanese-style addicted couple.