Otomotif, Maret 2014
Setelan Balap, Tapi bisa Juga Buat Harian
Sirkuit Sentul yang jauh dan tidak menyenangkan merupakan alasan klasik yang langsung ditepis jauh-jauh oleh Ananto Budi Prabowo. Justru, Ivan – panggilan akrab Ananto – malah jadi ketagihan setelah merasakan panasnya aspal sirkuit.
Mendapat restu dari orangtua, diboyonglah 1 unit All New Jazz RS keluaran 2011. Dan langsung masuk bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel untuk dibedah. “Enggak banyak modifnya. Yang jelas cukup untuk di Sentul,” kekeh Taqwa Surya Swasono, punggawa bengkel.
Karena sesekali juga dipakai harian, mesin hanya dilakukan porting dan polishing. Kemudian per klep diganti yang lebih kuat, keluaran Supertech. Akselerasinya menurut Ivan lebih enak dibanding standar.
Untuk membuang sisa pembakaran, dipilih sistem gas buang keluaran Js Racing. Sedikitnya hambatan di saluran ini menjadikan tenaga lebih lepas.

Sering dipakai untuk mengitari Sirkuit Sentul, wajib memiliki suspensi yang mumpuni. Hasil diskusi keduanya membuahkan perpaduan suspensi beda merek. Bagian depan pakai AST Performance yang bisa disetel ketinggiannya. Kemudian belakang dipilih keluaran HKS, baik untuk sokbreker maupun per. Seting suspensinya dipilih untuk Sirkuit Sentul, bukan aplikasi harian. “Kalau mau main-main ke Sentul enggak perlu seting lagi,” jelas Ivan.
Hasil modifikasi ini membuat Ivan lebih senang berada di jalur yang benar. Bermain-main di sirkuit. Waktu tercepatnya tercatat 1 menit 57 detik untuk 1 putaran. Serta meraih waktu terbaik 15,8 detik untuk jarak 402 meter.
Rencananya, tahun ini Ivan akan ikut balap resmi dan masuk kelas Super Turing. (mobil.otomotifnet.com)
Data Modifikasi :
Mesin: Porting polish.
Tenaga: 117 dk
Per klep: Supertech
Knalpot: Js Racing
Kopling: Js Racing
Engine start: Pivot
Jok: Bride
Suspensi depan: AST Performance
Suspensi belakang: HKS
Kampas rem: Winmax
Pelek: Enkei
Fender: Karbon
Water temp: Greedy
Best time: 1:57 (1 lap Sirkuit Sentul) 15,8 (402 meter)







