GT Car Championship Toyota memacu prestasi

Otosport, Maret 2007

Keterlibatan Toyota di arena balap touring tak sekedar membentuk tim. Lebih dari itu, mereka melakukan dukungan dan memberi motivasi pada pembalap berbakat.

“Secara histories Toyota selalu mendukung motorsport. Dan kami berkeyakinan kalau dukungan Toyota ini bisa menjadi career path, sehingga pembalap professional bisa muncul dari sector industri. Bukan hanya kedekatan birokrasi,” buka Widyawati, general manager marketing planning & customer relation division PT. Toyota Astra Motor.

29-afos

Kiprah Toyota di arena balap memang sudah tertancap sejak lama. Di Indonesia saja mereka mulai 1989 Misinya bukan sekedar berpromosi, juga memberi dukungan dan motivasi kepada pembalap bibit unggul yang menggunakan Toyota.

Tahun lalu misalnya, privateer yang menggunakan Vios mendapat suplai ECU dan suspensi racing secara gratis. Dan bagi mereka yang berprestasi, Toyota pun mengucurkan boanus prestasi.

Tapi tentu, kiprah di dunia motorsport sangat bergantung pada kendaraan yang digunakan. Untunglah Toyota memiliki Vios yang dinilai sejumlah pembalap merupakan mobil paling kompetitif saat ini. Dan bukannya tanpa alasan.

Dari 6 seri yang digelar sepanjang 2006, lima dimenangkan oleh pengguna Vios. Bahkan ada beberapa seri dimana Vios menguasai seluruh podium 5 besar. “Dengan settingan tepat, Vios memang sangat kompetitif,”tutur Indra Saksono,”pembalap senior yang juga menjatuhkan pilah mobil balapnya pada Vios.

Kunci utama keberhasilan Vios terletak pada spek standarnya. Ia mengusung mesin 1NZ-FE dengan VVT-I yang terkenal efisien sehingga hemat bahan baker dan bertenaga. Tak heran kalau mesin ini juga dipakai di beberapa produk terkemuka lain seperti Yaris dan bahkan Prius yang banyak meraih penghargaan di tingkat dunia. Istilahnya, one engine wins all.

Menelurkan daya 109 dk pada kondisi standar, Vios mampu ditingkatkan performanya hingga melampaui 140 dk. Itu tanpa mengubah komponen mesin apapun. Tak pelak lajunya di trek lurus sulit disaingi. Belum lagi, kontur bodi aerodinamis dan struktur suspensinya membentu performa tikungan.

“Kami pernah membuktikan, kalau mesin 1NZ-FE yang berkapasitas 1.500 cc ini bahkan bisa mengalahkan competitor bermesin 1.600 cc. Belum lagi, kami menilai kalau mesin ini juga sangat reliable,” ucap Taqwa Suryo Swasono, manager Garda Oto Racing Team.