Tabloid Otomotif, Desember 2010
Kesempurnaan dalam balap dan setting mobil mengantarkan Fitra Eri dari tim Garda Oto Top 1 Racing meraih juara Nasional 2010. Sebanyak 6 seri yang diikuti, hanya satu kali Fitra tak mendapatkan poin. Gelar tersebut di kokohkan saat mengikuti bisa lebih bebas dibanding kelas lainnya, juga karena setting di bagian suspensi serta tekanan angin ban yang pas.

Sesaat sebelum start pada seri 6 kemarin, mendung sudah menaungi trek. Tekanan angin ban diharapkan pas sehingga mobil tetap dapat melaju sempurna. Menurut Fitra. kalau trek basah. saat akan start, tekanan angin lebih tinggi dibanding saat trek kering. Hal ini karena pertambahan suhu di ban akan jauh lebih lambat dibanding saat kering.
Taqwa sebagai kepala mekanik menegaskan. Tadi (Minggu 5/12) kita start pakai tekanan angin ban kering sesuai kondisi start,” ucap Taqwa yang enggan menyebut tekanan angin ban tersebut. Menurut Taqwa, kondisi hujan akan menjadi pembelajaran bagi siapapun.
Hal sama mengenai tekanan angin ban juga dilakukan oleh Renaldo P. Koesoemo. Aldo, panggilannya mengurangi tekanan angin ban saat hujan. ” Jujur saja ini pengalaman pertama mensetting tekanan ban saat trek basah. Biasanya memang ditambah, tapi karena ban menyerupai stick jadi saya pikir dikurangi akan lebih baik. Biar gerak bagian depan mobil bisa ditebak,” ucap pembalap dari tim Honda Daya Motor yang bennarkas di Kalimantan Barat.




