WOW! RACIKAN LOKAL RASA WRC !

Tabloid Otomotif, Desember 2013

WOW! RACIKAN LOKAL RASA WRC !
Ford Fiesta 1.6 2013

Mobil WRC (World Rally Championship) sudah pasti memiliki spesifikasi di atas rata-rata.Termasuk kelas R2 yang kebanyakan menggunakan Ford Fiesta racikan M-Sport. Sudah pasti harganya mahal untuk sampai ke Indonesia. Nah, ada racikan lokal rasa WRC nithujuannya menghadirkan mobil reli tersebut dengan harga lebih terjangkau, seperti yang diinginkan pemiliknya, Dandy Rukmana.

otomotif-dec-13-2

BUKAN HALF-CUT

Paling gampang, tentu mendatangkan half-cut lalu racik dengan Fiesta lokal.Tetapi itu masih membuat harga bakal melambung. Agar bisa menikmati Fiesta RZ dengan budget terpangkas US$ 35.000-40000, maka pereli nasional, Dandy Rukmana, bersiteguh menggabungkan Fiesta lokal dengan mesin, wiring dan girboks Fiesta R2 .

otomotif-dec-13-3otomotif-dec-13-4

otomotif-dec-13-5

 

Taqwa 55 dari GardenSpeed yang menggarap obsesi ini. Tujuannya agar makin banyak pereli di Tanah Air yang bisa menunggangi mobil yang ada kelasnya di WRC ini. Masalahnya, wiring ECU Pectel yang bersistem Can-BUS tak bisa digabungkan dengan sistem Fiesta sini begitu saja.

Harus mengintegrasi antara electronic body control, dashboard, engine management control, power steering dan charging system,” ujar Taqwa. Setelah hidup pun, masih ada lagi hal yang memakan waktu, yakni kalibrasi fiat shift sequential gearboxnya dengan ECU.

Perlu waktu setahun untuk menyelesaikan hal rumit ini. “Bahkan M-Sport Inggris pun tak sanggup, ketika dijelaskan dan rencananya berniat ke Indonesia,” tuturnya. Belakangan, setelah tahu kesulitannya, mereka pun menyatakan tak sanggup.

otomotif-dec-13-6otomotif-dec-13-7

Namun, satu demi satu kabel di re-route, hingga akhirnya bisa’ngobrol’ dengan sistem di Fiesta. Bisa jadi,Taqwa satu-satunya didunia yang mengawinkan sistem RZ dengan Fiesta lokal.

Sebenarnya cara gampang sih dengan membeli wiring set EuroSpec, namun bukan itu tujuan utamanya. Pasalnya Fiesta ini menjadi pilot project untuk ke depannya.

Bukan OTOMOTIF namanya kalau hanya sekadar melihat dan mendengar, namun tak mencoba tunggangan reli ini. Maka uji coba pun dilakukan, impresi menggunakan mobil reli, masih terasa dengan penggunaan pedal box dan persneling sekuensial.

otomotif-dec-13-8

Putaran mesin baru terasa galak di atas 5.000 rpm hingga 8.000 rpm. Tanpa porting polish, kondisi standar 96 dk menjadi 140 dk lebih, dengan beberapa penggantian komponen di mesin, itu pun dengan bensin beroktan 95,” ujar Taqwa. Walau bodi asli mobil penumpang 5 pintu, handling terasa banget karakter mobil relinya, karena kaki-ka ki sudah pakai R2 serta sokbreker Reiger.

otomotif-dec-13-9

Tampaknya, usaha Taqwa pada mobil ini sudah berhasil. Malah, kabarnya mobil ini sudah dipesan beberapa unit untuk digunakan reli. Wah, mantap tuh!

otomotif-dec-13-1