Suzuki ‘SODA’ Sidekick 1995 Namanya ‘S’, Ya.. Standar Abis

Tabloid Otosport, Maret 2001

Di ajang SODA Sawangan kemarin, Suzuki Sidekick putih milik Mario (kelas III-S) mengundang kontroversi.Ada yang menuduh mobil 4X4 built-up itu pakai turbo, ada yang ngomong modifikasi habis-habisan.

“Padahal, semuanya asli pabrik dan normally aspirated engine,” tutur Taqwa, mekanik yang meracik Sidekick 2 pintu ini. Ubahan justru lebih banyak pada konstruksi sasis dan suspensi. Maklum, mobil beginian paling payah di bagian ‘kolong’.

85a-sidekick

Bengkel GARDEN SPEED yang kebagian proyek SODA ini, sempat bingung. Pasalnya, regulasi kelas III-S yang akan diikuti meragukan. “Dari pada salah, mending melakukan ubahan basic yakni reinforced konstruksi sasis dan kaki-kaki”, jelas Taqwa.

LAS DINGIN

Dimulai dari sasis, semua klonstruksi berbentuk melengkung ditambah pelat besi 4 mm. Maksudnya mengurangi gejala fleksibel. Semua pengerjaan lewat teknik las dingin (CO). Tak terkecuali palangan mesin (cross member) hingga dudukan gardan ditambah pelat tebal.

Lanjut ke kaki-kaki, bagian depan dirombak total dengan menganut suspensi progresif ala reli. Sebelumnya ‘A’ arm diperkuat terlebih dulu dengan pelat besi motif ‘U’, sehingga lengan ayun depan tak lagi menyisakan rongga.

Urusan kaki-kaki depan, Suzuki jenis SUV ini termasuk lemah. Sebab, mounting sokbreker langsung ke bodi layaknya konstruksi monokok sedan. “Sering banget gagal di sini”, tuturnya lagi. Makanya dudukan sok yang baru tidak lagi menempel di bodi. Melainkan dibuat tatakan anyar yang langsung menempel ke sasis.

Sekarang, kalau copot bodi sudah seperti jip. Sokbreker tetap menempel di tempatnya. Untuk itu, Taqwa mendesain ulang lubang bracket atas sok depan. Bila tadinya memakai 3 baut melingkar (sekaligus sebagai setelan camber), sekarang pakai 6 baut berkonfigurasi 3 kiri dan 3 kanan.

Setelah sokbreker Bilstein 40 mm bertengger di sana. Uniknya, tak hanya per keong stndar yang dipakai. Pada sok gas buatan Jerman tadi, ditambah per keong milik minibus kecil yang dikombinasi setelan ulir (adjustable).

Sementara suspensi belakang cukup mengandalkan Rancho RS-5000 yang dipadu per spiral lebih tebal. Tak lupa ditambahkan limiting strap (LS) dari bahan sling baja. Maksudnya, agar travel sok sepanjang 15 cm tadi tak kebablasan. Pengetesan LS mesti sabar supaya sudut main lengan ayun saat ‘terbang’ tidak ekstrem.

Khusus kaki belakang, karena berlengan ayun ‘link bar’, Taqwa perlu memperkuat dudukan yang menempel ke sasis. Berlaku sama untuk dudukan panhard rod (besi palang penghubung gardan dan sasis bodi), juga diperkuat tambahan pelat besi setebal 4 mm. “Buntut mobil tak lagi ‘belanja’ “, kelakar pria berkulit gelap ini.

Pantas bisa juara.

85b-sidekick

TAKUT COMBERAN

Masih soal comberan, musuh utama driver saat tempur adalah kaca depan demek yang menghalangi pandangan. Tak tanggung-tanggung kru Garden Speed memasang 4 penyemprot dengan masing-masing semburan 3 titik. Total menjadi 12 titik penyemprotan pada permukaan kaca depan.

Sumbernya dari dua tabung air wiper yang masing-masing memiliki 2 motor pompa. Mengoperasikannya pun bisa dua macam. Bisa juga dari switch tambahan pada boks konsol. Sengaja dibuat begitu agar driver mudah mengoperasikan (one touch button) meski sedang ribet dengan setir kemudi.

UTAK-ATIK PERAWAN

Rombakan pada bagian mesin yang terkesan lucu. Taqwa urung mem-porting kepala silinder. Malah dibiarkan perawan. Alasannya, takut nggak sesuai regulasi. Utak-atik mesin cuma pada penyempurnaan bobot dan keseimbangan. Ditambah remapping ECU (electronic control unit).

Bandul kruk as, setang piston dan piston dibuat balance dan setiap bagiannya berbobot sama. Setelah itu, dibalancing total bareng roda gila, puli dan metal. Pemilik penunjang paling banter header 4-1 dan pengapian. “Kabel busi pakai 8 mm dan koil merek Quantum”, jelas Taqwa. “Selebihnya standar semua”.

Kunci ada pada proses remapping ECU. Konsentrasi pada pencapaian torsi maksimal. Sehingga mobil enak dibesut dari rpm bawah. Hanya saja, Taqwa masih khawatir bila harus menerjang comberan. Makanya semua perangkat bermuatan listrik dan lubang yang memiliki potensial kemasukan air ditutup rapat-rapat.

85c-sidekic