Rumah Keong Buat Pasien – TOYOTA VIOS G 2004

Tabloid Otomotif, Agustus 2010

Rumah Keong Buat Pasien
TOYOTA VIOS G 2004

160a-keong

Banyak cara yang bisa ditempuh untuk cepat sampai tujuan, terlebih melayani konsumen. Salah satunya dengan melakukan modifikasi di mobil ymg dipakai menunjang rutinitas. Seperti dilakukan oleh. sebut saja, dokter A terhadap mobilnya. Toyota Vios G 2004.

160b-keong

Menyadari kalau lokasi praktik dengan tempat tinggal tergolong iauh. diputuskan untuk menambah performa mobil. Lokasi praktik di Cianjur, sedang keseharian tinggal di Bandung, Jabar. Urusan peningkatan performa mesin diarahkan kepada seorang tuner bengkel Garden Speed di Cilandak. Jaksel. “Modlilkasinya menambah performa cukup tinggi tapi masih nyaman untuk dipakai harian,” usap Taqwa Suryo Swasono, tuner yang dimaksud.

160c-keong

Tidak ada pilihan lain, yakni dengan mencangkokkan turbo sebagai perangkat penambah tenaga secara instant Rumah keong berlabeikan Garret ini merupakan turbo kit untuk Toyota Scion, namun karena posisi mesin tak sama,membuat semua perangkat tak bisa dipasang langsung ke Vios. Harya turbo saja yang bisa dipakai, Untung turbonya masih bagus, jadi tidak terlalu mubazir,” urai Taqwa

160d-keong

Memaksimalkan modifikasi, intercooler sebagai pendingin udara yang dibutuhkan mesin disimpan di balik bemper depan. Tidak terlalu besar dan tak mencolok, karena ternyata dokter yang berusia 28 tahun ini tidak tertalu suka pamer.

160e-keong

Tidak hanya udara, suplai bahan bakar menuju mesin juga penting. Saat ini boost turbo sebesar 5 psi. Ketika boost memasuki 3-4 psi.teryata suplai bahan bakar dirasa kurang. Mau tak mau, tuner yang juga atlet terbang layang DKI ini memasang ekstra injektor. Mencomot milik mesin R825DET berkapasitas 480 cc/menit. Kini tak ada lagi kurang bensin, sang dokter pun bisa terus melesat untuk melayani pasien.

160f-keong

Penggunaan turbo membuat beberapa komponen internal mesin menjadi lebih rentan rusak Supaya sang pemilik memiliki rasa tenang saat ngebut, piston standar diganti pakai keluaran Arias. Sebenarnya dengan boost 5 psi. penggunaan piston standar masih mumpuni, namun tetap diganti dengan alasan piston aftermarket tersebut jauh lebih kuat

160g-keong

Mobil semakin enteng melesat juga karena adanya penghalusan ‘kulltjeruk’ di jalur keluar masuk udara Flywheel yang dibuat lebih enteng juga menyumbang mobil mampu melesat secara cepat. Kini mobil dengan pelak Enkei ini memiliki tenaga sebesar 195 dk, melonjak jauh dibanding standarnya yang ll0 dk