MODAL DEFENSIVE DRIVING

Tabloid Gema Olahraga, Mei 2006

MODAL DEFENSIVE DRIVING

136a-drive

Setelah menunggu hampir dua bulan, Indonesia Touring Car Championship (ITCC) akhirnya menderu di Sentul. Kejurnas Balap Mobil ini diwarnai dengan berbagai terobosan. Sebut saja IGTC, Suzuki Swift Competition (SSC), dan Honda J asz-TEC Speed Challenge (HJVSCl.

Ketiganya, jelas, sama menarik. Tapi, IGTC yang paling hot. Pasalnya, kelas anyar menghadirkan duel produk-produk terbaru agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang beredar di pasaran.

136b-drive

Untuk seri pembuka, hadir 24 mobil. Sungguh angka yang menjanjikan mengingat kelas ini baru dilombakan di event yang disponsori Pertamina Fastron ini.

Menurut Lola Moenek, Manajer Pemasaran PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU), pengelola Sentul, kelas ini hadir atas permintaan ATPM.

“Sambutannya sangat positif, ujar Lola yang memprediksi peningkatan peserta di seri berikutnya.

136c-drive

Lomba di trek basah pun berjalan seru dan ketat. Di seri pertama ini, pertarungan terdepan terjadi antara Toyota dan Honda.

Aldo yang memulai lomba dari pole position mengaku melakukan start jelek. Akibatnya, Fitra Eri yang juga memakai Toyota Vios, “menangkap” Aldo saat keduanya memasuki tikungan kedua.

Tak pelak, keduanya pun bersaing ketat. Sesungguhnya, Fitra diuntungkan dengan lintasan basah. Sebab, Toyota Vios-nya disetting untuk hujan. Tapi, seiring berjalannya lomba, lintasan mulai kering. Fitra yang asik memimpin mulai ditempel Aldo. Sayang, ketika Aldo mendekat, lomba di ambang akhir. Sampai lap ke- 15 alias penutup, Fitra tetap jadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis. Selisih 0,006 detik dengan Aldo. Luar biasa.

“Saya tahu Aldo mulai mendekat. Ia, tertolong lintasan yang mulai kering. Saya akhirnya berlomba dengan defens’ive’driving dan berganti racing line,” papar Fitra yang mengaku mendapat bonus dari Toyota karena Vios-nya berhasil mengalahkan Vios milik Mezzo-Toyota Team Indonesia (MTTI).

Bagi Aldo, hasil ini cukup memuaskan. “Seru sekali. Saya sangat menikmati pertarungan dengan Fitra. Kami saling menjaga meski berusaha menyalip. Saya akan berusaha lebih baik di seri berikutnya,” ucap Aldo.

136d-drive

Alvin Bahar yang finis ketiga jadi finisher Honda terbaik di IGTC. Fastest timenya lebih cepat dari sang juara. “Akan ada pengembangan berikutnya untuk tampil lebih cepat,” ujar Alvin.