Mengenal Bagian-Bagian Suspensi Mobil

AUTOCAR INDONESIA, Juli 2015

Tips Otomotif – Suspensi adalah terminologi yang diberikan kepada sistem per, peredam kejut, dan penghubung yang menghubungkan roda ke mobil. Sistem suspensi melayani dua fungsi. Pertama, berkontribusi pada pengendalian, cengkraman, dan pengereman di sebuah mobil untuk kenikmatan berkendara dan sebagai fitur keselamatan aktif. Kedua, fungsinya adalah memberikan rasa nyaman kepada penumpang, menjauhkannya dari kebisingan jalanan, gundukan, dan getaran.

12-sasis

Adalah penting bagi suspensi untuk menjaga roda selalu me­nyentuh permukaan jalan, sesering mungkin, karena suspensi, velg, dan ban saling bersinergi untuk menciptakan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Mengingat pentingnya fungsi suspensi, maka kami menurunkan tulisan mengenai suspensi. Semoga bisa memberi manfaat.

BAGIAN SUSPENSI

Menurut Taqwa, punggawa Garden Speed (bengkel ternama di Jakarta), suspensi dibagi menjadi dua elemen, yaitu shock breaker dan per. Shock breaker atau kata lainnya adalah peredam kejut, berfungsi meredam getaran-getaran yang diteruskan oleh pegas, sehingga pegas kembali pada posisi awalnya.

Sedangkan per atau pegas berperan penting dalam hubung­an antara poros-poros dan rangka, dengan jalan menahan kejutan-kejutan dari ketidakrataan permukaan jalan, sehingga men­cegah energi kejutan berpindah langsung ke bodi mobil. Nah, agar semakin jelas berikut penjelasan apa saja yang menjadi bagian dari suspensi

CONTROL ARM
Sebuah tuas penggerak yang mengikatkan engsel kemudi ke frame kendaraan.

UPPER CONTROL ARMS DAN LOWER CONTROL ARMS
Ini adalah lengan besi melintang yang berada di bagian atas atau bawah poros roda. Para mekanik menyebutnya wishbone atau A-arm. Upper dan Lower Arm ini yang membuat kendaraan dapat berbelok.

CONTROL ARM BUSHING (KARET TABUNG BANTALAN/BUSHING RODA)
Bushing adalah bantaran karet yang berfungsi mereduksi suara dan getaran yang terjadi ketika melintasi jalanan rusak dan berlubang. Kondisi bushing sangat berpengaruh pada pengendalian, alignment roda, dan ausnya ban.

STRUT ROD
Mencegah control arm mengayun ke depan dan belakang. Strut juga memisahkan coil spring dengan shock absorbers.

BALL JOINTS
Sambungan yang membuat control arm dan engsel kemudi bisa bergerak ke atas, ke bawah, dan ke samping. Sambung­an fleksibel ini terbuat dari karet, dan berguna pula untuk mengu­rangi getaran dan guncangan saat menginjak jalanan tak rata. Biasanya terdapat upper dan lower ball joint yang menempel pada upper dan lower A-Arms.

SHOCK
atau biasa disebut dengan shock breaker (damper) adalah tabung yang berisi oli atau gas untuk meredam getaran.

STABILIZER BAR
Adalah batang besi yang berbentuk bulat dan bertugas untuk mengurangi body roll/limbung saat menikung.

PER
Bertugas menopang bobot kendaraan. Meredam getaran.

WHEEL BEARINGS DAN SEAL
Biasa­nya dikenal dengan sebutan laher roda. Fungsinya menghubungkan antara bagian statis dan bagian yang bergerak pada poros roda.

IDLER ARMS
Link yang mensuport tie rod dan meneruskan gerakan roda kemudi ke kedua roda melalui ujung tie rod.

PITMAN ARM
lever arm pendek yang terhubung kepada shaft kemudi, pitman arm “mentransmit” kekuatan kemudi (steering force) dari shaft kemudi ke sistem kemudi. Disini gerakan putar dapat berubah menjadi gerakan lateral (bergeser) arm.

TIE ROD ENDS
memiliki tipe yang sama dengan ball joint, dan berfungsi mentransfer gerakan dari roda kemudi ke roda.

Itulah bagian-bagian terpenting dari suspensi dan fungsinya. Semoga bermanfaat.