MEMPERTANYAKAN ATURAN BLOCKING

Tabloid Otomotif, Agustus 2008

MEMPERTANYAKAN ATURAN BLOCKING
Indonesia Super Touring Championship (ISTC) dan Suzuki Swift Challenge, Sentul
140a-blocking

Andara SA (Oto Multiartha Racing Team) kembali jadi berita. Turun dengan mobil Suzuki Swift turbo yang dilepas bareng kelas indonesia Super Touring Championship (iSTC), Sentul (24/8) Andara yang finish di tempat kedua mengajukan protes soal blocking (menghalangi lawan). Tetapi ditolak oleh steward.

EMOSI

Pokok pemasalahan, ketika balapan 10 lap hampir selesai. “Setelah tikungan terakhir, Mulici melakukan pergerakan ke kanan. Andara yang sedang menempel rapat dan merasa ada poweruntuk menyusul. kaget. Andara angkat gas, kalau enggak, bisa tabrakan.” kata Aris, manajer Oto Multiartha Racing Team.
Usai lomba, Andara dan timnya mengajukan surat protes. Memberi tahu ada kasus blocking, seorang pembalap melakukan tindakan membahayakan. Setelah dilakukan dengar pendapat de-
ngan kedua pembalap, steward memutuskan tindakan Mulici bukan blocking.

“Alasannya masih dalam kewajaran dan terjadi sekitar 200-300 meter sebelum finish,” terang Aris yang kurang puas, karena uraian seperti itu tidak ada di buku peraturan. Yang ada, blocking tidak dibenarkan. “Ini masalah keselamatan dan kami dirugikan,”u]amya. Rullianto Katam, salah seorang steward menganggap isi surat yang diterima tidak menunjukkan nada protes. “Tetapi memohon ketegasan kalau blocking bagaimana sih. Lagipula, jangan melihat aturan sepotong-sepotong,” ujarnya. Oleh sebab itu, uang protesnya dikembalikan.

140b-blocking

“Pergerakan yang dibuat Mulici baru sekali, kebetulan di lap terakhir. Sebenarnya ini bukan kebijakan steward. Sebagai pengawas, kita berada di tengah. Mungkin kalau satu lap lagi dan Mulici melakukan blocking, akan diambil tindakan,” tegasnya.

Yang diherankan Rullianto, ketika Mulici ke kanan, harusnya Andara ke kiri jika menganggap dirinya bisa menyusul, “Tetapi kenapa tetap ikut ke kanan juga”

la mengira emosi Andara sedang tinggi, karena di balapan sebelumnya (OMR Swift) terlibat kecelakaan dengan lrianto. “Ini tugas manajer untuk menenangkan pembalapnya. Tetapi jika mau banding, silakan saja, ada waktu 2xz4 jam,” tutup Rullianto.

Sementara di kelas ISTC, lomba dimenangkan Fitra Eri. Menggeber mobil Toyota Corolla dengan suara paling menggelegar, andalan Garda Oto Racing Team itu jauh meninggalkan para pesaingnya.

140c-blocking