FIAT UNO TURBO KILIKAN AUSTRALIA

Majalah Motor, Desember 1999

Khawatir menghambat laju mobil, tampilan bodi dipilih standar. Modifikasi mesin pun tak dilakukan secara ekstrim. Namun berhasil menyabet juara draf hingga 10 kali.

Pilihan modifikasi mobil cukup beragam. Dari bodi hingga mesin. Namun kepuasan dirilah yang menjadi ukuran. Tengok saja yang dilakukan Fitra, jebolan teknik mesin UI. “Saya suka kendaraan yang bisa melaju cepat agar hobi ngebut saya tersalur. Jadi tampilan tidak perlu macam-macam”, ujarnya.

69a-uno

Pilihan jatuh pada Fiat Uno Turbo. Untuk bodi dibiarkan standar. “Tak ada yang ditambah atau diganti”, jelasnya lagi. Namun kemampuan mesin masih dirasa kurang. Untuk itu perlu diberi sentuhan khusus. “Urusan itu tanyakan saja pada Taqwa”, tambahnya lagi.

69b-uno

“Cukup dengan memodifikasi beberapa bagian mesin agar kinerjanya lebih optimal”, timpal Taqwa dari GARDEN SPEED. Balancing dilakukan pada piston, kruk as, dan flywheel. Khusus setang piston dibentuk shape & oval, berat dikurangi hingga 15-20%

69c-uno

Bukan itu saja, performa mesin turbo menjadi semakin handal setelah tekanannya ditambah, jika sebelumnya hanya 0,6 – 0,7 bar kini dinaikkan hingga 1 bar. Konsekuensinya wastegate diganti dengan kemampuan tinggi. Tak lupa turbo pun dibalans. “Khusus balancing turbo saya kirim ke Australia. Biayanya kurang lebih Aus$1000, itu belum termasuk ongkos”, jelas Taqwa lagi.

Namun kunci sukses dari semua itu terletak pada sirkuit elektronik engine computer unit (ECU). ‘Otak’ dari mobil dengan sistem injeksi ini mengalami perlakuan khusus agar spesifikasi pabrik dan modifikasi jadi akurat. “Saya re-program timing map-nya sehingga waktu pengapian lebih sempurna”, tuturnya. Untuk itu dilakukan beberapa kali percobaan agar menemukan penyetelan yang tepat. Pasalnya sistem ini cukup sulit, bukan hanya teori feeling juga berperan. “Apalagi program yang keluar dalam bahasa binair sehingga harus diterjemahkan. Tahap ini banyak memakan waktu”, papar pria yang juga atlet paragliding DKI Jakarta.

69d-uno

Keinginan menjadikan mobil cepat melajukan tak sia-sia. Dibuktikan dengan keberhasilan menyabet gelar juara pada kejurnas drag race kelas 3.3 sebanyak 10 kali; dua kali juara tiga, satu kali juara dua dan tujuh kali juara satu yang diraih secara berturut-turut. “Akhirnya hobi ngebut saya tidak sia-sia”, ujar Fitra bersemangat. “Modifikasi mesin Fiat Uno ini terasa pas sekali”, tutur anak pertama dari dua bersaudara.

Perihal mobil itu sendiri didapatkan dari seorang teman. “Padahal waktu itu saya sedang tidak mencari mobil tapi melihat harga yang ditawarkan hanya 35 juta, langsung saya ambil”, kata pria yang juga membesut Timor dan Vitara injection untuk drag race. “Murah ya!”.