Drag Race Medan SATU MOBIL DIRONCE 3 PEDANG

Tabloid Otomotif, Juli 2003

Seri ke-3 kejurnas drag race di sirkuit kawasam Industri Medan (KIM), Sumatra Utara, Ahad Lalu (8/6) hanya diikuti 2 dragster dari Jakarta. ‘Hebatnya’ lagi, 1 mobil dipakai 3-4- pembalap dan pointnya pun minim sekali.

KURANG INFORMASI

Alexander Gunawan terbang ke Medan karena dua alasan. Pertama, ingin mengumpulkan point kejurnas dan kedua, komitmen dengan sponsor. “Saya dateng dengan Olay, teman satu tim di Garda Oto Racing Team. Ya pasti menanglah,” ujar Alex yang turun di kelas 3-1 dan 3-2. Di kelas yang pertama menggeber Daihatsu Winner mendapat runner-up dan juara kelas 3-2 dengan Honda Estilo.

06-drag

Kendati juara 1 kelas 3-2, Alex hanya mengumpulkan 4 point. Pasalnya, pesertanya hanya 4 orang. Sedang saat dia juara di seri Sentul dan Malang meraih point maksimal, 20. :Informasi yang minim membuat peserta ibu kota tak ke Medan, ditambah juga factor cost,”sebut Alex.

Menurut Ronny Lawrence, komisi drag race yang jadi pengawas lomba PP IMI, lomba digelar di lintasan 201 meter diikuti 95 stater. Semua kelas dilombakan, kecuali Prostock. Hanya saja, ada yang ganjil. “Satu mobil dipakai 3-4 pembalap. Kondisinya memang begitu kalau di Medan. Ini juga untuk menyiasati minimnya peserta,” kata Ronny.

Padahal, dalam peraturan, cara itu dilarang. Namun seperti dikatanak Ronny, saat ini drag race tengah menghadapi masalah. Terutama karena beberapa kelas dianggap tak lagi sesuai kondisi sekarang, terlalu mahal. “Kami tengah mempertimbangkan untuk mengangkat kelas-kelas standar jadi kejurnas.” Ujarnya.

SOS drag race ?