Deteksi Mobil Paska Liburan, Siap Tempuh Jarak Jauh

Tabloid Otomotif, Januari 2012

Deteksi Mobil Paska Liburan, Siap Tempuh Jarak Jauh

Menjelang tahun baru, sudah siap dengan rencana liburan panjang? Melewati detik-detik pergantian tahun memang paling sip dinikmati bareng keluarga. Perjalanan liburan pun bakal jadi momen mengasyikkan bagi seluruh anggota.

Nah, kalau rencana sudah siap, bagaimana dengan kendaraan andalan? Jangan sampai rencana terhambat karena kendala teknis selama perjalanan. Sebenarnya apa saja sih yang perlu dipersiapkan menjelang perjalanan?

Berkali-kali OTOMOTIF mengupas tentang persiapan perjalanan liburan. Namun kali ini, perhatian akan ditujukan pada poin-poin yang sering terlewat saat pengecekan sebelum keberangkatan. Penasaran kan?

Jika Anda mengandalkan mobil yang relatif baru dengan usia pakai satu atau dua tahun, tentu tidak banyak hal yang perlu dikhawatirkan. Tinggal servis ringan agar mesin segar, terus tancap gas.

Namun buat yang mengandalkan mobil berusia di atas 5 tahun atau 100 ribu km, perlu sedikit usaha ekstra. “Kebanyakan akan fokus di mesin. Sebaiknya perhatikan bagian-bagian yang sering terlupakan,” saran Taqwa SS, tuner dan pemilik bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel.

Menurut Taqwa, mesin jarang rewel. Justru komponen pendukungnya yang perlu dicek. Misalnya, dari semua telepon darurat untuk storing saat liburan, ayah dua anak ini menyebut tiga kejadian terbanyak. “Seperti kopling nyeplos, kedua aki tekor dan overheat. Nah, perhatikan komponen-komponen pendukung sistem itu,” ulasnya. Apa saja komponennya?

Lampu Utama
Banyak yang mengganti bohlam lampu dengan watt tinggi sebelum pergi keluar kota. “Hati-hati karena berisiko kabel meleleh dan malah bisa bikin lampu mati,” imbuh Taqwa.

3

Pria asal Jogja ini lebih lanjut menyarankan lebih baik mengganti lampu dengan bohlam baru dengan kekuatan sama untuk menghindari risiko tersebut.

Kopling
Bukan pada peranti mekanis kopling di transmisi yang perlu diperhatikan. Tetapi lebih pada peranti hidraulis yang menjadi pemindah daya pijakan pedal ke aktuator garpu penekan dekrup. Komponen inilah yang kerap terlupa dari perawatan rutin.

Padahal fungsinya mirip dengan sistem rem yang juga pakai mekanisme hidraulis yang sama. “Biasanya rem dicek paling lama 2 tahun sekali atau 40 ribu km. Idealnya sih, setahun sekali. Nah, bagaimana dengan kopling? Pasti jarang dilihat kan,” cetus Taqwa.

Pria berambut keriting ini menambahkan, kondisi minyak kopling bisa sangat kotor sampai berlumpur. Bayangkan kalau dipaksa terus bekerja, bisa menggerus karet silnya. Tak heran kalau bisa mendadak nyeplos.

Kuras minyak sebelum berangkat adalah hal yang perlu dipertimbangkan. Setuju?

Filter Bensin
Sebelum pompa bensin ngadat, salah satu sebabnya adalah saringan mampat. Tidak ada salahnya mengecek kalau mobil sudah berumur. Pastikan saringan tidak kotor oleh endapan di tangki bensin karena berisiko bikin mobil mbrebet dan bahkan mati mendadak karena suplai bensin terhambat.

5

Wiper

Kondisi kaca perlu dapat perhatian utama agar pengemudi bisa fokus pada pandangan ke jalan. Selain kondisi wiper wajib prima, kaca depan pun sebaiknya mulus. Jadi, kalau sapuan wiper kurang bersih, deteksi apakah karetnya mulai apkir, atau kaca banyak jamur, atau malau baret sehingga perlu proses poles?

Slang Radiator
Paling mudah mengecek peranti ini karena cukup terlihat mata. Periksa apakah getas dan retak-retak. Cek juga kalau ada bocor halus atau rembes. Apalagi kalau sudah ketahuan sering menambah air radiator. Segera cari lokasi kebocoran dan atasi sebelum keberangkatan. Karena overheat akan mengincar saat perjalanan melewati rute macet.

 4