AKIBAT TAK DIJAMAH ISTRI – Toyota Corolla Sprinter 1991

Tabloid Otomotif, September 2009

AKIBAT TAK DIJAMAH ISTRI
Toyota Corolla Sprinter 1991

146a-corolla

Berawal dari rasa sayang terhadap istrinya, Rochman membelikan sebuah mobil. Namun ternyata eksekusi terhadap Toyota Corolla Sprinter keluaran 1991 yang diperuntukkan sang mantan pacar jauh dari kenyataan. Yang terjadi justru modifikasi meningkatkan tenaga.

lstri saya merasa tidak enak kalau pakai mobil yang sering dipakai harian. Alasannya takut lecet dan tertabrak. Jadi saya beliin mobil yang agak murah tapi tetap otomatis,” cerita awal pria ramah ini.

146b-corolla

Namun ternyata, setelah dibelikan, sang istri tak juga mau menjamah Toyota Corolla Sprinter tersebut. Justru kembali ke mobil harian keluarga. “Daripada nganggur. mending saya modifikasi saja. Kebetulan mobilnya jarang di Indonesia dan saya senang dengan mobil kencang,” tambahnya. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel disambanginya.

146c-corolla

Taqwa Suryo Swasono sang pemilik bengkel yang meracik mobil. “Tampak luar dan kabin dibuat seorisinal mungkin. Selain itu dibuat seperti mobil baru yang tak banyak bunyi-bunyian,” ucap pria yang juga atlet terbang layang DKI ini. Tak demikian dengan mesin dan kaki-kaki terpasang. Menuruti keinginan Taqwa, Rohman langsung angguk setuju. Beragam komponen kabin seperti doortrim dan lainnya benarbenar dicari, baik itu lewat teman atau dunia maya. Tak heran jika kabin bernuansa merah tersebut benar-benar terasa nyaman. “Tidak baru memang, tapi masih bagus,” ucap pemilik mobil. Namun untuk sisi dasbor tak lagi pakai standarnya, sudah berganti milik mobil serupa dengan kode bodi berbeda. Terlihat dari lekukannya yang tidak pas dengan lekukan di firewall, pembatas kabin dengan ruang mesin. Sedangkan untuk mesin, justru tampilan standar sudah tak lagi disukai. Mesin 5A berpasokan udara karburator dengan transmisi otomatis tak bisa memenuhi hasrat Rohman untuk ngebut. Berganti pakai mesin 4A-GZE yang sudah ada supercharger dengan sistem distributorless.

146d-corolla

Untuk melakukan ubahan ini Taqwa tak perlu terlalu banyak bersusah payah. Pasalnya semua dudukan dan dimensi mesin sudah sama, karena memang untuk Corolla jenis Twincam ini ada yang menggunakan basis mesin 4A-GE. Namun bukan berarti tanpa masalah juga. Aslinya karburator terus kita ganti lnjeksi tentu ada hal yang harus diperhatikan. Jalur-jalur kabel dan kondisi kabel harus dipastikan baik. Karena kalau tidak, akan repot
kedepannya.” seru pemilik Nissan Grand Livina 1.8 Ultimate ini. ECU yang dibutuhkan untuk mengontrol mesin masih menggunakan bawaan mesin. Belum ada rencana untuk ditingkatkan karena tenaga sudah cukup memadai untuk aktivitas harian.

146e-corolla

PILIH PELK ASLI

Kalau sering memperhatikan mobil-mobil kawula muda atau yang berdarah muda., pelek Enkei banyak dipakai oleh mereka. Dari sekian banyak varian Enkei. saat ini banyak dipakai tipe RPH . Pasalnya desain yang tergolong sederhana namun tetap eye catching.

146f-corolla

Jika ingin mengaplikasi pelek tersebut ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Mulai dari warna. pabrikan resmi hanya mengeluarkan tiga nama, yakni silver, abuabu gelap dan emas. Ada juga yang menambahkan kalau Enkei juga mengeluarkan warna putih. Jika ada yang menawan pelek berwarna bronze hampir dipastikan itu rephka

146g-corolla

Untuk bobot. pelek Enkei RPFl asli memiliki bobot 4,2-4,4 kg untuk rmg 15 inci. sedangkan 9.3 kg untuk dimensi 19 mei. Tak dipungkiri uga harga pelek Enkei asli tergolong mahal dibanding pelek replika.